Program penelitian peningkatan pendayagunaan sumber daya hayati untuk masa 19-79-1984 dikembangkan oleh lembaga Biologi Nasional - LIPI, disusun berdasarkan hasil program kegiatan yang dilaksanakan dalam masa 1974-1979 dan disesuaikan dengan pedoman yang telah digariskan Pemerintah dalam REPELIT A III, Program Nasional Riset dan teknologi MNRT (terutama PEPUNAS bidang kebutuhan dasar masunia da…
Prosiding "Lokalnya regional pengembangan kewirausahaan perempuan dallam usaha mikro dan kecil" {regional warkshop on women entrepreneurship development in micro and small scaled enterprises) disusun berdasarkan arahan dan kumpulan makalah yang disampaikan dalam lokakarya yang dilaksanakan di Denpasar Bali pada tanggal 29-30 November 2007
Salah satu bahan pangan dari laut adalah sumber daya hayati. Bahan pangan ini mempunyai potensi yang cukup tinggi untuk dimanfaatkan dalam pembangunan Indonesia khususnya sebagai protein hewani dan sebagai sumber devisa negara. Salah satu jenis sumber daya hayati laut
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pengetahuan mengetahui keterkaitan antara aspek pendidikan dan ketenagakerjaan. Secara khusus ingin melihat persepsi dan sapirasi pemuda terhadap pendidikan dan ketenagakerjaan.
Pengembangan wilayah perbatasan telah menjadi agenda dari rencana pembangunan jangka menengah nasional tahun 2004-2009 sesuai dengan peraturan presiden indonesia nomor 7 tahun 2005
Pada masa globalisasi ini, masalah dinamika sosial, khususnya pada masyarakat Indonesia merupakan isu yang cukup penting. Apalagi masyarakat Indonesia sedang mengalami perubahan-perubahan terutama di bidang politik,ekonomi, sosial - budaya serta pertahanan dan keamanan sejak berubahnya era orde baru menjadi masa reformasi.
Penelitian lndustri Berwawasan Lingkungan dengan tema Profil Kesejahteraan Pelaku Ekonomi di Subsektor Perikanan Laut yang Berkelanjutan merupakan bentuk perhatian dari PEP-LIPI dengan permasalahan-permasalahan yang dewasa ini disoroti oleh segala lapisan masyarakat, yakni pembangunan yang berwawasan lingkungan.
Demografi, atau secara lebih ilmu kependudukan, merupakan sebuah bidang akademis yang memang dalam dirinya mengandung unsur inter dan multi-disipliner. Keadaan semacam ini, sekaligus merupakan keunggulan dan kelemahan demografi
Sebuah "academic puzzel" yang semakin mendesak untuk dipecahkan, menjelang umat manusia memasuki abad ke-21 adalah bagaimana sesungguhnya hubungan antara penduduk dan lingkungan.
Since the outbreak of the crisis in 1997-1998, the Indonesian nation and state are being pressured from all directions, from above as a consequence of globalization as well as from below by the rise of parochialism and "localism" Indonesians need to go back to the drawing board, of re-defining the Indonesian nationhood by taking into account the new global realities and internal aspirations.